*PLERET* – Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Kalurahan Pleret menggelar agenda krusial, Musyawarah Kalurahan (Muskal), pada Senin malam, 29 Juni 2026. Dimulai tepat pukul 20.00 WIB, forum tertinggi di tingkat kalurahan ini menjadi panggung kolaborasi demi merancang arah kebijakan pembangunan jangka menengah yang matang.
Musyawarah ini dihadiri oleh seluruh elemen penting Kalurahan Pleret, mulai dari Lurah beserta jajaran Pamong Kalurahan, segenap anggota Bamuskal, Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK), pengurus PKK Kalurahan Pleret, hingga para Ketua RT dari seluruh padukuhan yang ada di wilayah Pleret. Kehadiran para pemangku kepentingan yang lengkap ini mencerminkan komitmen kuat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif.
Fokus Bahasan: Rencana Kerja Jangka Menengah (2027–2029)
Fokus utama Muskal kali ini adalah membahas Rencana Kerja Kalurahan Pleret untuk periode tahun 2027 hingga 2029. Mengingat dinamisnya perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat, perencanaan tiga tahunan ini dinilai sangat strategis untuk mengunci program-program prioritas.
Tujuan Utama Kegiatan :
Melakukan penjaringan usulan secara langsung, transparan, dan inklusif dari seluruh perwakilan tamu undangan yang hadir. Dengan melibatkan RT, PKK, dan LKK, diharapkan draf rencana kerja yang tersusun nantinya benar-benar lahir dari rahim kebutuhan riil masyarakat (bottom-up).
Berjalan Demokratis Demi Pleret yang Lebih Optimal
Suasana musyawarah berlangsung hangat namun tetap tertib dan demokratis. Para Ketua RT aktif menyuarakan aspirasi wilayahnya, mulai dari kebutuhan infrastruktur fisik, penguatan ekonomi warga, hingga program pemberdayaan perempuan yang dipertajam oleh pengurus PKK.
Melalui penjaringan usulan ini, Bamuskal dan Pemerintah Kalurahan Pleret berharap program kerja yang disepakati nantinya dapat berjalan *tepat sasaran, efektif, dan optimal*. Sinergi yang apik di malam hari ini menjadi modal utama untuk membawa Kalurahan Pleret menuju kemajuan yang merata dan berkelanjutan di tahun 2027–2029.
(iry)