You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pleret
Logo Desa Pleret
Pleret

Kec. Panjatan, Kab. Kulon Progo, Provinsi Di Yogyakarta

Meningkatkan Kapasitas FPRB melalui Pelatihan Edukasi dan PPGD bersama Tim YSI Relawan UMY

Administrator 19 September 2023 Dibaca 880 Kali
Meningkatkan Kapasitas FPRB melalui Pelatihan Edukasi dan PPGD bersama Tim YSI Relawan UMY

Kalurahan Pleret yang berada di wilayah Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana, pasalnya wilayah pleret ini berdampingan dengan laut selatan pulau Jawa, sehingga beresiko tinggi terjadi tsunami apabila ada pergeseran lempeng megathrust. Oleh karena itu, telah dibentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana pada tahun 2017.

Sehubungan dengan hal ini, Tim YSI Relawan ikut serta dalam memberikan edukasi kebencanaan pada masyarakat di Kalurahan Pleret, terkhusus anggota FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) melalui Program Pemberdaan Masyarakat (Young Sustainable Initiative).

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Kalurahan Pleret, Kulon Progo. Pada hari Sabtu, tanggal 16 September 2023 pada pukul 19.30 WIB sampai 21.30 WIB. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta mengasah kembali keterampilan tentang penanganan penderita gawat darurat, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan kebencanaan kepada masyarakat di Kalurahan Pleret.

Menghadirkan Rusdi Halim, S.Kep., Ns dari NCC (Nursing Care Club Emergency) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai pemateri. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan materi tentang Pertolongan Pertama Gawat Darurat, diantaranya balut bidai, perawatan luka sederhana, triase, konsep ABCDE dan bantuan hidup dasar. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Selain pemaparan materi, masyarakat juga ikut praktek dengan didampingi oleh perwakilan NCC bersama Tim YSI Relawan. Praktek yang dilakukan diantaranya, praktek melakukan RJP pada korban henti jantung, praktek memberi napas buatan, dan praktek balut bidai luka sederhana juga pada korban patah tulang.

Dihadiri sebanyak 33 peserta, yang merupakan anggota dari FPRB. Masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan pelatihan ini. Sebelum kegiatan pelatihan ditutup, masyarakat mengisi Post-Test yang telah disediakan, guna mengetahui tingkat memahaman masyarakat sesudah melakukan pelatihan.

(e-P)

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan